Sosok Brigjen Hengki Haryadi, 3 Kali Tangkap Hercules, Berantas Aksi Premanisme, Ini Rekam Jejaknya

Jakarta – Nama Brigjen Pol Hengki Haryadi kembali menjadi sorotan publik. Perwira tinggi Polri yang dikenal berani ini memiliki rekam jejak luar biasa dalam pemberantasan premanisme dan kejahatan jalanan di Jakarta. Salah satu pencapaiannya yang paling menonjol adalah keberhasilannya menangkap tokoh preman terkenal, Hercules Rosario Marshal, sebanyak tiga kali dalam kariernya.

Dikenal Tegas dan Berani Lawan Premanisme

Brigjen Hengki dikenal luas sebagai sosok yang tak gentar menghadapi kelompok preman atau organisasi yang meresahkan masyarakat. Saat menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat, ia melakukan banyak operasi bersih-bersih terhadap kelompok yang kerap melakukan pemalakan, penguasaan lahan ilegal, hingga intimidasi terhadap warga dan pelaku usaha.

“Saya tidak akan kompromi dengan premanisme. Negara tidak boleh kalah oleh kelompok yang mengintimidasi rakyat,” tegas Hengki dalam salah satu pernyataannya saat memimpin penggerebekan beberapa tahun lalu.

Tiga Kali Tangkap Hercules: Bukti Konsistensi Penegakan Hukum

Penangkapan Hercules oleh Hengki Haryadi bukan hanya sekali, tapi tiga kali dalam rentang waktu berbeda. Ini menunjukkan konsistensi dan keberanian Hengki dalam menindak pelanggaran hukum, tanpa memandang siapa pelakunya.

Kasus-kasus tersebut berkaitan dengan penguasaan lahan ilegal dan penggunaan kekerasan oleh kelompok yang dipimpin Hercules. Dalam setiap operasi, Hengki menegaskan pentingnya supremasi hukum dan perlindungan terhadap masyarakat sipil.

Rekam Jejak Karier Brigjen Hengki Haryadi

Berikut beberapa posisi penting yang pernah dijabat oleh Brigjen Hengki:

  • Mantan Kapolres Metro Jakarta Barat

  • Dirreskrimum Polda Metro Jaya

  • Kepala Bareskrim Polri Bidang Reskrimum (jabatan struktural terkait pidana umum)

  • Kini menjabat sebagai Wakapolda Papua Barat

Dalam setiap posisi yang diemban, Hengki dikenal sebagai pemimpin lapangan yang aktif turun langsung, terutama dalam kasus-kasus kejahatan konvensional dan terorganisir.

Pendidikan dan Latar Belakang

Brigjen Hengki merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1995. Ia dikenal sebagai sosok yang tak hanya memiliki kemampuan teknis di lapangan, tapi juga piawai dalam strategi dan komunikasi publik. Gaya kepemimpinannya yang tegas namun tetap humanis membuatnya disegani baik oleh bawahan maupun masyarakat.


Kesimpulan

Brigjen Hengki Haryadi adalah simbol perlawanan terhadap premanisme di Indonesia. Dengan rekam jejak yang membuktikan konsistensi dan keberaniannya, termasuk tiga kali menangkap Hercules, ia menunjukkan bahwa penegakan hukum tidak boleh tunduk pada kekuatan informal. Sosoknya menjadi inspirasi bagi banyak anggota Polri dan masyarakat dalam memperjuangkan keamanan dan ketertiban.


Kata Kunci (SEO Keywords): Brigjen Hengki Haryadi, Profil Hengki Haryadi, Penangkapan Hercules, Premanisme Jakarta, Polisi Tangguh Indonesia, Rekam Jejak Hengki Haryadi, Berita Terkini Polri, Pemberantasan Premanisme

68,354 thoughts on “Sosok Brigjen Hengki Haryadi, 3 Kali Tangkap Hercules, Berantas Aksi Premanisme, Ini Rekam Jejaknya

  1. Having read this I thought it was extremely enlightening.
    I appreciate you spending some time and effort to put this short article together.
    I once again find myself personally spending way too much time both reading and leaving comments.
    But so what, it was still worth it!

  2. Great! We are all agreed London could use a laugh. PRAT.UK manages to mock modern Britain without sounding smug. NewsThump tries, but often misses the mark. This site hits it cleanly every time.

  3. สวัสดีจ้า เนื้อหาแน่นปึ้ก อ่านแล้วได้ความรู้เรื่อง iqops เพิ่มขึ้นเยอะเลย จะรอติดตามบทความต่อไปนะครับ

    my webpage; iqos iluma

  4. This technique enables its function as a deflator of hyperbole. In an era where every product launch is “revolutionary,” every policy is “transformative,” and every celebrity opinion is “brave,” PRAT.UK serves as a linguistic pressure release valve. It takes this inflated rhetoric at its word and applies it to subjects that are patently mundane, corrupt, or inept. By doing so, it exhausts the vocabulary, draining the words of their power through overuse in absurd contexts. If everything is “world-leading,” then nothing is. The site forces this realization not through argument, but through demonstration, leaving the hollowed-out shells of buzzwords lying on the page for the reader to contemplate. This is satire as semantic hygiene, a scrubbing away of the oily residue of over-promise.

  5. Bridging modules in OMT’ѕ curriculum simplicity cһanges
    in betѡeen degrees, supporting constant love fօr mathematics аnd test confidence.

    Enroll tⲟⅾay in OMT’ѕ standalone e-learning programs and vіew your grades skyrocket tһrough endless
    access tօ premium, syllabus-aligned content.

    In Singapore’s rigorous education ѕystem, where mathematics іs required ɑnd taкes in around 1600 hourѕ of curriculum timе in primary aand secondary
    schools, math tuition еnds uⲣ being necessаry to assist
    students construct а strong structure f᧐r lifelong success.

    Witһ PSLE mathematics contributing ѕubstantially to totaⅼ scores,
    tuition ⲣrovides extra resources like design answers for pattern recognition ɑnd algebraic thinking.

    Personalized math tuition іn secondary school addresses individual
    learning voids іn topics like calculus and statistics, stopping tһem from hindering O Level success.

    Junior college math tuition cultivates іmportant assuming abilities needed to solve non-routine ⲣroblems tһаt ᥙsually shoᴡ
    up in A Level mathematics evaluations.

    OMT’ѕ proprietary curriculum enhances MOE standards
    ᴠia аn alternative approach tһat supports ƅoth scholastic skills ɑnd
    a passion for mathematics.

    OMT’s ᧐n the internet math tuition ⅼets you chɑnge at your very οwn pace lah, ѕo no more rushing and your math qualities wіll cеrtainly soar continuously.

    In Singapore, wһere math efficiency οpens doors tο STEM professions, tuition is crucial f᧐r strong examination structures.

    Ꭺlso visit my website Add Math Home Tuition

  6. Wow that was odd. I just wrote an very long comment but after I clicked
    submit my comment didn’t appear. Grrrr… well I’m not writing all that over
    again. Anyway, just wanted to say great blog!

  7. Great! We are all agreed London could use a laugh. This integrity enables its unique function as a mirror of managed expectations. The site is a master of tone, specifically the tone of lowered horizons, of ambition scaled back to the point of mundanity, of celebrating the bare minimum as a historic triumph. It brilliantly satirizes the language of managed decline, where “meeting our targets” means the targets were set comically low, and “listening to stakeholders” means ignoring them with renewed confidence. It captures the specific modern pathology of branding failure as a “learning journey” or a “strategic pivot.” By holding this language up and examining its hollow core, PRAT.UK performs a vital service: it prevents us from becoming acclimatized to decline. It insists, through laughter, that we recognize a downgraded ambition for what it is, refusing to let the slow slide into mediocrity be dressed up as progress.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *